Sejarah lambang Liverpool

10-sejarah-lambang-liverpool

Liverpool adalah salah satu tim paling sukses di Inggris dan juga sejarah sepak bola Eropa, dan klub ini juga tidak hanya punya dukungan besar di Inggris saja tetapi juga di seluruh dunia, mungkin jutaan fans di seluruh dunia. Liverpool didirikan tahun 1892 dan berhasil memenangkan 18 gelar LIga, tujuh FA Cup dan lima kali Liga Champions.

Lambang klub, merupakan simbol dari klub terkenal ini, dan lambang yang tertera di jersey mereka ini sering kali dicium oleh pemain ketika merayakan gol atau kemenangan, sebagai tanda kesetiaan dan cinta bagi klub ini. Lambang ini telah berganti-ganti sejak pembentukan klub selama lebih dari seratus tahun lalu, tetapi lambang saat ini punya makna yang dalam tentang sejarah dan tradisi dari klub sepak bola terkenal ini.

Lambang klub ini pada umumnya didasarkan oleh Liver Bird yang terkenal di seluruh kota, yang mewakilkan kota ini selama berabad-abad. Burung mitos ini, yang diyakini berasal dari flamingo, bisa dilihat di atas menara jam di Gedung Royal River, di mana dua patung burung Liver terkenal mendominasi bangunan ini dan juga melewati River Mersey, dan lambang ini sudah dibuat sejak 1911. Banyak mitos modern lainnya berkembang terkait asal dari burung Liver ini, tetapi sebuah anggapan yang diterima bahwa mereka menjaga dan melindungi masyarakat Liverpool dan mitos mengatakan bahwa jika burung tersebut terbang, sungai Mersey akan mengamuk dan membanjiri kota.

Burung Liver mendominasi bagian tengah dari lambang Liverpool, yang dipasangkan di dalam sebuah tameng. Gambar burung Liver di lambang ini punya kepala pendek, yang biasanya dihubungkan dengan burung predator ketimbang flamingo, tetapi gambar tersebut masih memiliki sejenis rumput laut di mulutnya.

Tahun 2008, Liverpool berusaha mengklaim hak cipta untuk gambar dari burung Liver ini, tetapi mereka gagal karena gambar Liver ini dianggap milik masyarakat Liverpool dan bukan dimiliki oleh satu perusahaan atau organisasi saja. Gambar burung Liver juga digunakan oleh sejumlah organisasi.

Comments are closed